Posted in

Minibus Membawa Wisatawan China Terguling di Buleleng, 5 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di jalur Singaraja–Denpasar, Buleleng, Bali, ketika minibus yang membawa rombongan wisatawan asal China hilang kendali dan terguling.

Minibus-Membawa-Wisatawan-China-Terguling-di-Buleleng,-5-Orang-Meninggal

Insiden tragis ini menewaskan lima orang penumpang dan melukai delapan lainnya, sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Berikut ini Info Kejadian Bali akan memberikan informasi lengkap mengenai insiden tragis yang menimpa rombongan wisatawan asal China di Buleleng, Bali.

Tragedi di Jalur Singaraja Denpasar Saat Subuh

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Singaraja–Denpasar, tepatnya di Km 7,7 Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, pada Jumat dini hari. Sebuah minibus Toyota Hiace yang mengangkut rombongan wisatawan asal China mengalami kecelakaan tunggal pada pukul 04.20 Wita.

Kendaraan tersebut hilang kendali saat menuruni jalan yang menikung dan akhirnya menghantam pembatas jalan sebelum tergelincir ke area kebun warga.

Menurut keterangan resmi dari Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, minibus yang dikemudikan oleh Arif Al Akbar itu memuat total 13 penumpang, seluruhnya wisatawan dari China yang sedang berlibur di Bali. Rombongan diketahui berangkat dari Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, sebelum melanjutkan perjalanan ke Buleleng.

Hilang Kendali Saat Menuruni Tikungan Curam

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kendaraan tersebut melaju dari arah selatan menuju Singaraja. Ketika memasuki jalur menurun dan menikung, pengemudi diduga kehilangan kendali. Hiace kemudian keluar dari lajur aspal, masuk ke kebun warga, dan menghantam sebuah pohon dengan keras hingga terpental beberapa meter.

“Hiace keluar dari jalur aspal, masuk ke kebun milik warga, lalu menghantam pohon hingga terpental,” ujar Iptu Yohana.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, menuturkan bahwa rombongan wisatawan tersebut sedang menuju Pantai Lovina untuk menyaksikan atraksi lumba-lumba saat fajar salah satu kegiatan wisata paling populer di kawasan Buleleng. Sayangnya, rencana perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi tragedi yang memilukan.

Baca Juga: Kemacetan Parah di Denpasar-Gilimanuk Akibat Truk Kontainer Terhenti

Lima Wisatawan Meninggal dan Delapan Lainnya Luka-Luka

Lima-Wisatawan-Meninggal-dan-Delapan-Lainnya-Luka-Luka

Benturan keras saat kecelakaan membuat sebagian besar penumpang mengalami luka serius. Lima wisatawan asal China dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RSUD Buleleng. Mereka adalah Xu Huangyuan, Xu Mingbiao, Xu Yuexiang, Zhong Yuemei, dan Xu Huijuan. Seluruh korban merupakan bagian dari rombongan turis yang sedang dalam perjalanan menuju Pantai Lovina.

Sementara itu, delapan penumpang lainnya mengalami luka-luka dan kini dirawat intensif di Rumah Sakit KDH Singaraja. Para korban luka tersebut meliputi Xu Yuehao, Xu Lihua, Xu Shaoling, Yang Junle, Deng Zhimian, Xu Jianchao , Chen Jiao, dan seorang anak berusia 5 tahun bernama Yang Chuxuan. Adapun sang sopir hanya mengalami lecet pada kaki kanan dan tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.

Dokter Forensik RSUD Buleleng, Klarisa Salim, mengungkapkan bahwa pemeriksaan luar menunjukkan satu jenazah memiliki luka paling fatal. Namun, tanpa dilakukan pemeriksaan dalam atau autopsi, penyebab kematian secara pasti belum dapat ditentukan. Pihak medis masih menunggu arahan lebih lanjut sebelum melakukan tindakan lanjutan terkait identifikasi dan pemeriksaan jenazah.

Proses Identifikasi dan Penanganan Jenazah

Saat ini, kelima jenazah wisatawan China tersebut disimpan di ruang pendingin RSUD Buleleng guna mencegah pembusukan. Pihak rumah sakit masih menunggu koordinasi dengan kepolisian, biro perjalanan, dan perwakilan negara asal korban untuk menentukan langkah selanjutnya terkait identitas resmi dan proses pemulangan jenazah.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa merilis identitas resmi karena masih menunggu validasi tambahan dari perwakilan wisatawan dan pihak terkait lainnya. Penanganan jenazah dilakukan dengan prosedur standar untuk memastikan proses identifikasi berjalan sesuai protokol.

Simak berita update lainnya tentang Bali dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Bali.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari kompas.com
  2. Gambar Kedua dari kumparan.com