Kepolisian menduga kebakaran di Kuta Utara dipicu oleh api dupa yang masih menyala saat pemilik rumah meninggalkan rumah.

Insiden ini mirip beberapa kebakaran sebelumnya di Kuta Utara, termasuk rumah di Kerobokan dan ruko 3 lantai yang menyebabkan satu keluarga dilarikan ke rumah sakit. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Bali.
Dupa Sembahyang Diduga Jadi Pemicu Kebakaran
Sejumlah laporan mengindikasikan bahwa dupa sembahyang yang tidak dipadamkan sepenuhnya menjadi dugaan utama penyebab beberapa kebakaran di Kuta Utara. Misalnya, sebuah rumah di Kuta Utara hangus terbakar pada 22 September 2025, dan dugaan awal menyebutkan api dupa yang masih menyala sebagai pemicunya.
Pemilik rumah seringkali meninggalkan dupa yang masih menyala setelah bersembahyang, yang kemudian dapat membakar benda-benda mudah terbakar di sekitarnya. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang AKP I Made Suwandra pernah menyampaikan. Api dupa diduga menjadi penyebab kebakaran rumah saat ditinggal pemiliknya bersembahyang.
Dampak dan Kerugian Akibat Kebakaran
Kebakaran ini seringkali menyebabkan kerugian material yang signifikan, meskipun tidak selalu menimbulkan korban jiwa. Contohnya, kebakaran rumah di Banjar Kesambi pada 20 September 2025 menyebabkan kerugian mencapai Rp 300 juta.
Insiden lain di UD Sumber Rejeki pada 31 Juli 2023 yang diduga akibat api dupa. Bahkan menewaskan seorang bocah berusia 9 tahun dan menghanguskan bangunan empat kamar serta beberapa kendaraan seperti mobil Xenia dan motor Honda Supra.
Baca Juga: Bule Buka Kursus Privat Seks di Indonesia, Tarif Bikin Kaget
Kronologi Kejadian yang Dipicu Dupa Sembahyang

Dalam kasus kebakaran di UD Sumber Rejeki, dugaan awal menunjukkan api berasal dari kamar nomor 2 yang berisi sanggah dan sarana persembahyangan, termasuk dupa yang menyala. Kakak perempuan korban KS memiliki kebiasaan menyalakan dupa dan lupa mematikannya sebelum berangkat kerja.
Hal serupa terjadi di Kuta Utara, di mana api dupa yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah menjadi pemicu kebakaran. Api kemudian merambat dan membakar atap bangunan, menyebabkan kerusakan parah.
Upaya Pemadaman dan Peringatan Kewaspadaan
Dalam berbagai insiden, tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung, termasuk 6 unit pada kejadian cafe Le’Mamo, telah dikerahkan untuk memadamkan api. Misalnya, tiga mobil pemadam tiba di lokasi kebakaran di Jalan Raya Kesambi dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 40 menit.
Kapolsek Kuta Utara AKP Putu Diah Kurniawandari mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahan-bahan pemicu kebakaran. Seperti kompor yang harus dipastikan padam sebelum ditinggalkan atau dupa setelah sembahyang.
Faktor Kelalaian Manusia Sebagai Penyebab Utama
Faktor kelalaian manusia sering menjadi penyebab utama kebakaran, termasuk bakar sampah yang tidak diawasi dan korsleting listrik. Khususnya di Kuta Utara, kelalaian dalam memadamkan dupa setelah bersembahyang telah berulang kali disebut sebagai penyebab dugaan kebakaran.
Kebiasaan menyalakan dupa dan lupa mematikannya sebelum beraktivitas lain telah teridentifikasi sebagai salah satu pemicu utama. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dari dupa yang tidak dipadamkan sepenuhnya.
Kesimpulan
Kebakaran yang terjadi di Kuta Utara seringkali diduga dipicu oleh kelalaian dalam memadamkan dupa sembahyang yang masih menyala. Menyebabkan api merambat dan membakar bangunan, serta menimbulkan kerugian material yang signifikan, bahkan terkadang korban jiwa.
Insiden-insiden ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api seperti dupa dan perlunya tindakan pencegahan yang lebih baik untuk menghindari bencana serupa.
Terutama di area padat penduduk dan dengan material bangunan yang mudah terbakar. Serta pentingnya edukasi masyarakat mengenai praktik aman dalam bersembahyang dan penanganan sumber api. Meningkatkan kesadaran dan ketaatan terhadap prosedur keselamatan dapat mengurangi risiko kebakaran secara drastis di masa depan.
Untuk informasi lengkap mengenai Bali, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Bali yang menjadi sumber berita terpercaya dan viral lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari balipost.com