Kebakaran hebat melanda gudang pengepul rongsokan di kawasan Suwung, Denpasar Selatan, Bali, tepatnya dekat TPST Tahura I Ngurah Rai.
Insiden Kebakaran ini terjadi Selasa (14/4/2026) siang hari di kawasan Suwung, Denpasar Selatan, Bali, diduga dipicu sisa baterai lithium bekas yang terbuang sembarangan. Petugas Damkar Kota Denpasar sigap padamkan api dalam 30 menit tanpa korban jiwa, meski asap hitam pekat terlihat hingga Terminal Pertamina Pesanggaran.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Kronologi Kebakaran di Kawasan Suwung
Api pertama terdeteksi sekitar pk. 13.46 WITA dari tumpukan sampah plastik anorganik. Laporan masuk ke posko Damkar, tim tiba hanya tujuh menit kemudian. Kobaran cepat meluas ke rongsokan logam dan bahan mudah terbakar di gudang tersebut.
Warga sekitar panik lihat asap hitam mengepul tinggi, terlihat jelas dari perempatan Sanggaran dan Pura Dalem Penataran Kahyangan Prajapati. Beruntung lokasi gudang cukup jauh dari pura dan permukiman, hindari korban jiwa meski panik sempat melanda.
Petugas Damkar dari dua posko terdekat kerahkan enam unit mobil tangki. Proses pendinginan lanjut setelah api padam untuk cegah nyala kembali. Tidak ada ternak atau bangunan permanen yang ikut terbakar dalam kejadian ini.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Dugaan Penyebab: Bahaya Baterai Lithium Bekas
Penyebab utama diduga baterai lithium sisa yang sering dibuang di gudang rongsokan. Baterai jenis ini rawan korsleting saat rusak atau tertekan beban berat, picu percikan api sulit dipadamkan. Petugas temukan banyak baterai bekas elektronik di lokasi.
Tirana, juru bicara Damkar Denpasar, sebut lokasi ini kerap jadi tempat buang baterai dari gadget rusak. “Katanya sering ditemukan baterai sisa, mungkin itu sebabnya,” ungkapnya. Fenomena ini mirip kasus kebakaran baterai drone Jakarta sebelumnya.
Baterai lithium polimer (LiPo) dan lithium-ion (Li-ion) punya risiko thermal runaway tinggi. Saat rusak, panas berantai sebabkan ledakan mini. Ini tantangan besar industri daur ulang di Bali yang kian marak.
Baca Juga: Terbongkar! Pegawai BRI Gunakan Dana Nasabah Untuk Judi Tajen Dan Pinjol Ilegal
Respons Cepat Petugas Damkar Denpasar
Damkar Kota Denpasar kolaborasi lintas regu padamkan api dalam waktu rekord 30 menit. Tujuh menit respons pertama jadi kunci sukses, meski material rongsokan bikin api membandel. Teknik pendinginan basah cegah flare-up sekunder.
Koordinasi dengan Satpol PP dan pihak TPA Suwung pastikan akses lancar. Tidak ada gangguan lalu lintas meski dekat terminal bensin besar. Warga dipinta menjauh demi keamanan selama operasi pemadaman.
Evaluasi pasca-kebakaran tunjukkan tidak ada kontaminasi lingkungan serius. Air sisa pemadaman dialirkan ke saluran khusus. Damkar catat ini kejadian ke-15 tahun 2026 di zona industri rongsokan Denpasar.
Pelajaran Penting dan Pencegahan Masa Depan
Kasus ini menjadi peringatan atas bahaya sampah elektronik (e-waste) yang semakin menumpuk di Bali. Pemerintah kota mendorong penyediaan fasilitas daur ulang resmi untuk baterai lithium. Para pelaku usaha rongsokan juga diimbau memisahkan limbah berbahaya sebelum proses pengepresan.
Dinas Lingkungan Hidup Denpasar berencana menggelar kampanye edukasi terkait pembuangan baterai secara aman. Selain itu, kerja sama dengan produsen elektronik akan diperkuat melalui program penarikan kembali baterai bekas. Langkah ini diharapkan dapat mencegah insiden serupa di lebih dari 200 gudang rongsokan di kota.
Ke depan, Dinas Pemadam Kebakaran akan memasang sensor asap dini di zona rawan. Regulasi zonasi juga akan diperketat dengan memisahkan penyimpanan baterai dari limbah organik. Bali diharapkan dapat belajar dari daerah lain untuk memastikan nol korban dalam penanganan kebakaran.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari dutapariwisataindonesia.com