Dampak parah dari bencana banjir yang melanda Bali pada September 2025 sangat dirasakan dalam sektor pariwisata khususnya di Kabupaten Gianyar.

Penurunan okupansi hotel di daerah ini tercatat signifikan mencapai 56 persen. Berbagai faktor seperti kondisi alam, persaingan pariwisata antar negara, dan pemberitaan negatif tentang bencana ini menjadi tantangan berat yang harus dihadapi para pelaku wisata dan pemerintah setempat.
Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Info Kejadian Bali.
Penurunan Okupansi Hotel di Gianyar
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Gianyar, I Gede Paskara Karilo, menyatakan bahwa pada September 2025 okupansi hotel di Gianyar hanya mencapai 56 persen.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh dampak bencana banjir yang terjadi awal bulan, serta memasuki masa low season pariwisata. “Penurunan hunian hotel ini juga dipengaruhi oleh persaingan pariwisata antar negara yang semakin ketat,” ujarnya. Kondisi pariwisata tahun ini tidak sebaik tahun 2024, meskipun dari segi pemesanan kamar, imbas banjir tidak terlalu signifikan secara langsung.
Gede Paskara menegaskan bahwa selain bencana alam, faktor persaingan global menjadi tantangan tersendiri bagi Bali, yang harus bersaing dengan destinasi lain di dunia walau hanya berupa pulau kecil. Oleh karena itu, upaya mitigasi dan perbaikan infrastruktur menjadi sesuatu yang sangat mendesak untuk menjaga dan meningkatkan daya tarik wisatawan.
Dampak Banjir Terhadap Sektor Pariwisata
Banjir bandang yang terjadi di Gianyar mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas dan infrastruktur. Mulai dari aliran sungai yang tersumbat sampah, hingga rusaknya jalan dan fasilitas umum.
Kondisi tersebut membuat wisatawan enggan berkunjung karena khawatir akan ketidaknyamanan dan risiko yang mungkin terjadi selama masa kunjungan. Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun melakukan evakuasi dan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Namun, kerusakan fasilitas dan imbas psikologis akibat banjir ini masih berdampak hingga saat ini, menyebabkan tingkat kunjungan wisatawan turun hingga sekitar 30 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 persen wisatawan mancanegara bahkan membatalkan kunjungan mereka. Banyak dari mereka yang terdampak oleh pemberitaan luas tentang bencana ini di media sosial dan televisi.
Baca Juga: Pembunuhan di Tojan, Tole dan Mang Indra Terima Vonis 15 Tahun
Pengaruh Pemberitaan dan Tantangan Persaingan Global

Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, I Wayan Gede Sedana Putra, mengungkapkan bahwa pemberitaan yang gencar mengenai bencana banjir menyebabkan hilangnya kepercayaan wisatawan asing.
Pemberitaan tersebut membuat sejumlah wisatawan dari negara seperti Cina membatalkan perjalanan mereka ke Bali, termasuk Gianyar. Penurunan wisatawan mencapai 30 persen, dengan pembatalan sekitar 15 persen.
Tantangan persaingan dari destinasi pariwisata lain di berbagai negara juga menjadi faktor lain yang membuat Bali harus berbenah. Gianyar sebagai salah satu daerah tujuan utama wisata di Bali harus dapat segera pulih dan menawarkan daya tarik yang aman dan nyaman untuk wisatawan agar tetap kompetitif di pasar internasional.
Upaya dan Harapan Pemulihan
Dalam menghadapi dampak tersebut, pemerintah Kabupaten Gianyar dan Provinsi Bali. Didorong untuk melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk perbaikan saluran sungai dan jalan yang terdampak banjir. Mitigasi bencana perlu diprioritaskan agar risiko bencana berikutnya dapat diminimalkan, sehingga memberikan rasa aman bagi warga dan wisatawan.
Pelaku pariwisata juga terus berinovasi dan melakukan promosi agar kepercayaan wisatawan kembali pulih. Salah satu harapan besar datang dari Taman Safari Bali yang diharapkan dapat menjadi magnet kembali untuk menarik wisatawan ke Gianyar. Kolaborasi antara pemerintahan dan industri pariwisata menjadi kunci sukses pemulihan okupansi hotel dan sektor wisata pada umumnya.
Simak berita update lainnya tentang Bali dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari tribunnews.com
- Gambar Kedua dari balipost.com