Satpol PP Gianyar menertibkan delapan gepeng di Ubud untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan citra pariwisata dunia.
Satpol PP Kabupaten Gianyar di BKO Ubud bersama tim deteksi menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan wisata. Delapan orang, empat dewasa dan empat anak-anak, diamankan. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga ketertiban, kenyamanan wisatawan, dan citra Ubud sebagai destinasi unggulan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Penertiban di Kawasan Wisata Ubud
Operasi penertiban ini dilaksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Gianyar di area wisata Ubud yang menjadi fokus utama pariwisata Bali. Tim deteksi turut serta untuk mengidentifikasi dan menindak keberadaan gelandangan serta pengemis yang dinilai mengganggu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas yang memang dirancang untuk menjaga kondusivitas lingkungan.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan delapan individu yang teridentifikasi sebagai gepeng. Jumlah ini mencakup empat orang dewasa dan empat anak-anak, yang mengindikasikan bahwa masalah gepeng juga melibatkan kelompok usia muda. Keberadaan mereka di lokasi wisata menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
Keberadaan gepeng ini dianggap mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Ubud. Dampaknya tidak hanya pada estetika, tetapi juga pada pengalaman pariwisata secara keseluruhan. Oleh karena itu, penertiban ini menjadi prioritas untuk memastikan Ubud tetap menjadi tempat yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Penjelasan Resmi Dari Kasatpol PP
Kasatpol PP, Damkar, dan Penyelamat Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, pada hari Minggu (22/2), memberikan konfirmasi terkait penertiban tersebut. Beliau membenarkan bahwa operasi telah berjalan lancar dan berhasil mengamankan sejumlah individu. Pernyataan ini menegaskan akuntabilitas dari tindakan yang dilakukan oleh Satpol PP.
Putu Yudanegara menjelaskan bahwa penertiban ini adalah upaya konkret untuk menjaga citra Ubud sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Kualitas dan kenyamanan menjadi faktor penting yang harus dipertahankan agar Ubud tetap kompetitif di mata internasional. Tindakan ini mencerminkan komitmen terhadap standar pariwisata yang tinggi.
Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum. Penerapan Perda ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan masyarakat lokal dan wisatawan tetap terjaga dengan baik. Landasan hukum ini memberikan dasar yang kuat bagi tindakan penertiban yang dilakukan.
Baca Juga: Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan, PHDI Bali Tegaskan Harmoni Lewat Pawongan
Langkah Selanjutnya Dan Imbauan Publik
Setelah berhasil diamankan, para gepeng tersebut dibawa menuju kantor Satpol PP Gianyar. Di sana, mereka akan menjalani proses pendataan yang komprehensif. Pendataan ini penting untuk mengidentifikasi latar belakang dan kebutuhan masing-masing individu, guna penanganan lebih lanjut yang tepat sasaran.
Selain pendataan, mereka juga akan mendapatkan pembinaan. Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan arahan agar mereka tidak kembali lagi ke jalanan. Program pembinaan ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial yang holistik.
Putu Yudanegara turut mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak memberikan uang kepada gepeng di jalanan. Imbauan ini bertujuan untuk memutus mata rantai keberadaan gepeng, karena pemberian uang secara langsung seringkali justru memperkuat praktik tersebut. Kerjasama publik sangat diharapkan dalam mengatasi masalah ini.
Menjaga Citra Pariwisata Ubud
Penertiban gepeng ini merupakan bagian integral dari strategi yang lebih luas untuk menjaga dan meningkatkan citra pariwisata Ubud. Dengan menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan aman, Ubud dapat terus menarik wisatawan dari seluruh dunia. Konsistensi dalam penegakan aturan menjadi kunci keberhasilan.
Upaya ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Pariwisata yang berkualitas membutuhkan dukungan dari semua sektor, termasuk penegakan ketertiban umum. Dengan demikian, pengalaman wisatawan akan menjadi lebih positif dan berkesan.
Pada akhirnya, tindakan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi Ubud. Dengan lingkungan yang kondusif, pariwisata akan semakin berkembang, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, sekaligus mempertahankan keindahan dan keunikan budaya Bali.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari balipost.com
- Gambar Kedua dari satpolpp.baliprov.go.id