Posted in

Tragis! Tukang Bangunan Tersengat Listrik Saat Pasang Baja Ringan di Buleleng!

Seorang tukang bangunan di Buleleng mengalami kecelakaan listrik saat memasang baja ringan, kondisi kini kritis.

Tukang Bangunan Tersengat Listrik Saat Pasang Baja Ringan

Sebuah insiden kecelakaan kerja yang mengejutkan terjadi di Buleleng, Bali. Seorang pekerja bangunan mengalami nasib nahas saat menjalankan tugasnya, menambah daftar panjang kejadian yang mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan kerja. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu berhati-hati dan mengedepankan prosedur keamanan di lokasi proyek.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.

Detik-Detik Kecelakaan Naas

Peristiwa tragis menimpa Gusti Ketut Suartana, pekerja bangunan, pada Selasa, 27 Januari, sekitar pukul 11.00 Wita. Kejadian terjadi di Banjar Dinas Siwa, Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Buleleng, lokasi yang seharusnya tempat mencari nafkah namun menjadi saksi musibah. Suartana sedang membuat rangka atap dari baja ringan yang kini banyak dipakai dalam konstruksi.

Menurut Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz, kecelakaan terjadi ketika Suartana mengangkat dan memasang besi baja ringan. Tanpa disadari, ujung besi yang dipegangnya menyentuh jaringan listrik PLN di dekat lokasi. Sentuhan ini fatal, karena arus listrik langsung menyengat tubuhnya, membuatnya terjatuh seketika.

Insiden ini menggarisbawahi bahaya yang sering terabaikan di lingkungan kerja, terutama yang melibatkan material panjang dekat sumber listrik. Kelalaian kecil bisa berujung serius, bahkan mengancam nyawa. Pemahaman dan penerapan SOP keselamatan menjadi sangat penting di setiap proyek pembangunan.

Kondisi Korban Dan Penanganan Medis

Akibat sengatan listrik tersebut, Suartana mengalami luka bakar serius pada bagian pantat sebelah kanan. Tidak hanya itu, tangan kanannya juga mengalami pembengkakan yang cukup parah, menunjukkan intensitas sengatan listrik yang dialaminya. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera dan intensif untuk memulihkan keadaannya.

Pria berusia 51 tahun tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Tim dokter dan perawat segera memberikan penanganan yang diperlukan guna menstabilkan kondisi korban dan mengobati luka-lukanya. Semoga penanganan medis yang cepat dan tepat dapat membantu Suartana dalam proses pemulihan.

Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya respons cepat dalam kecelakaan kerja. Penanganan medis yang sigap dapat meminimalkan dampak buruk dan mempercepat proses penyembuhan korban. Dukungan moral dan materiil juga sangat dibutuhkan korban dan keluarganya dalam menghadapi masa sulit ini.

Baca Juga: Truk Adu Banteng di Bali, 1 Sopir Tewas Terjepit Kabin Motor Ikut Tergilas

Tindakan Pihak Berwajib

 Tindakan Pihak Berwajib

Setelah menerima laporan mengenai kejadian ini, Polsek Seririt langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim kepolisian segera melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di tempat kejadian. Penyelidikan ini penting untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan.

Selain penyelidikan, polisi juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan yang dapat mengancam pekerja lain atau masyarakat sekitar. Langkah antisipasi ini sangat krusial untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan menjaga keamanan lingkungan kerja.

Tindakan cepat dari pihak kepolisian menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan masyarakat dan menegakkan aturan. Kasus ini akan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait, baik pekerja maupun pemilik proyek, untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan di setiap tahapan pekerjaan konstruksi.

Pelajaran Penting Dari Insiden Ini

Kecelakaan yang menimpa Suartana menjadi alarm bagi semua pihak yang terlibat dalam industri konstruksi. Pentingnya standar keselamatan kerja tidak bisa ditawar lagi. Setiap pekerja harus dibekali pengetahuan dan alat pelindung diri yang memadai untuk menghadapi risiko yang mungkin terjadi di lapangan.

Selain itu, pengawasan yang ketat dari mandor atau penanggung jawab proyek juga sangat diperlukan. Memastikan bahwa semua prosedur keselamatan diikuti dengan benar adalah tanggung jawab kolektif. Pengecekan berkala terhadap kondisi lingkungan kerja, terutama area yang berdekatan dengan sumber bahaya seperti aliran listrik, harus rutin dilakukan.

Insiden ini mengingatkan bahwa satu kesalahan kecil dapat mengubah segalanya. Prioritas utama harus selalu pada keselamatan dan kesehatan pekerja. Semoga kejadian ini tidak terulang dan menjadi dorongan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja di setiap lini pembangunan.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari bali.tribunnews.com
  2. Gambar Kedua dari kejadianbali.info