Posted in

Tragedi Nusa Penida, Karyawan SWRO Tewas Tersengat Listrik Saat Periksa Pompa Air

Karyawan SWRO di Nusa Penida meninggal tersengat listrik saat memeriksa pompa air, mengingatkan pentingnya keselamatan kerja.

Karyawan SWRO Tewas Tersengat Listrik Saat Periksa Pompa Air

Kamis (22/1), insiden tragis terjadi di Kantor SWRO Ceningan, Nusa Penida, Klungkung. I Gede Agus Satria Bayu (39), karyawan yang memperbaiki pompa air, meninggal diduga tersengat listrik. Peristiwa ini mengguncang warga dan mengingatkan pentingnya keselamatan kerja. Pihak kepolisian kini menyelidiki tragedi ini secara mendalam.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.

Detik-Detik Tragis di Instalasi SWRO Ceningan

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 11.30 WITA di Kantor SWRO Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Korban, I Gede Agus Satria Bayu, sedang menjalankan tugas memperbaiki alat pompa air yang vital bagi operasional SWRO. Lingkungan kerja yang berhubungan langsung dengan air dan listrik memang berisiko tinggi.

Setelah menyelesaikan perbaikan awal, korban membawa pompa keluar ruangan untuk melakukan pengecekan fungsi. Ini merupakan prosedur standar untuk memastikan bahwa perbaikan telah berhasil dan pompa dapat beroperasi dengan baik sebelum dipasang kembali ke sistem. Tahap ini seringkali menjadi momen krusial yang memerlukan kewaspadaan ekstra.

Saat pengecekan, korban mencolokkan kabel pompa ke sumber listrik untuk memastikan kipas pompa berfungsi. Namun, kipas pompa tidak berputar sesuai harapan. Dalam upaya untuk memeriksa lebih lanjut, korban kemudian memegang dan menggoyangkan pompa tersebut, yang diduga menjadi penyebab insiden fatal tersebut.

Insiden Sengatan Listrik Yang Merenggut Nyawa

Pada saat korban memegang dan menggoyangkan pompa, ia tiba-tiba berteriak. Jeritan ini diduga kuat menandakan bahwa korban telah tersengat aliran listrik yang mematikan. Reaksi spontan dari tubuh saat terkena sengatan listrik seringkali membuat korban tidak dapat melepaskan diri dari sumber listrik.

Mendengar teriakan yang memilukan tersebut, salah satu saksi yang berada di lokasi kejadian dengan sigap segera mencabut kabel listrik pompa. Tindakan cepat ini bertujuan untuk menghentikan aliran listrik yang membahayakan korban. Kesigapan saksi patut diacungi jempol meskipun pada akhirnya tidak dapat menyelamatkan nyawa korban.

Namun, setelah aliran listrik terputus, korban terjatuh dan ditemukan dalam kondisi yang sangat lemah. Kondisi ini menunjukkan tingkat keparahan sengatan listrik yang dialaminya. Korban kemudian segera dilarikan ke Pustu Ceningan untuk mendapatkan pertolongan pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke East Medical untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Siswa SMP Tewas Tenggelam, Air Terjun Tiwu Pai Manggarai Tutup Hingga Mei

Tanggapan Cepat Dan Penyelidikan Kepolisian

 Tanggapan Cepat Dan Penyelidikan Kepolisian

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, I Gede Agus Satria Bayu dinyatakan meninggal dunia. Diduga kuat, korban telah meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan tersebut, mengingat kondisi lemah yang dialaminya pasca-insiden. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja.

Mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut, Polsubsektor Lembongan segera bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan penanganan awal sesuai prosedur, termasuk pengamanan TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang ada di lokasi. Penyelidikan masih terus berlangsung.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan sesuai prosedur. Beliau juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, khususnya dalam pengoperasian instalasi yang menggunakan peralatan listrik, sebagai pelajaran penting dari insiden ini.

Pelajaran Penting Untuk Keselamatan Kerja

Peristiwa ini menjadi pengingat yang sangat penting akan bahaya yang melekat pada pekerjaan yang melibatkan listrik dan air. Setiap individu yang bekerja di lingkungan semacam ini harus selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi prosedur operasional standar yang ketat. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal.

Pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang komprehensif tidak dapat diremehkan. Ini mencakup pelatihan yang memadai, penggunaan peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai, serta pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan peralatan yang digunakan. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, jenazah korban diberangkatkan melalui Pelabuhan Bias Munjul Ceningan menggunakan boat menuju Sanur. Jenazah kemudian dititipkan di RSUD Kabupaten Klungkung sambil menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak keluarga mengenai proses pemakaman.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari nusantaraposonline.com
  2. Gambar Kedua dari balipost.com