Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengalokasikan Rp 74 miliar untuk memperbaiki 48 ruas jalan demi kenyamanan masyarakat setempat luas.
Di Lombok Barat, komitmen terhadap peningkatan kualitas jalan terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lombok Barat) telah mengambil langkah signifikan dengan mengalokasikan dana fantastis untuk perbaikan puluhan ruas jalan yang rusak. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga untuk mendukung aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas vital seperti pendidikan, kesehatan, dan pasar.
Berikut ini, Info Kejadian Bali akan menyelami lebih dalam bagaimana upaya revitalisasi ini akan mengubah wajah Lombok Barat.
Dana Jumbo Untuk Perbaikan Jalan Dan Jembatan
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan menggelontorkan dana sebesar sekitar Rp 74 miliar pada tahun 2026. Anggaran jumbo ini secara khusus dialokasikan untuk membenahi 48 ruas jalan yang saat ini dalam kondisi rusak. Sumber dana ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lombok Barat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi, menjelaskan rincian alokasi tersebut. Sebanyak 15 ruas jalan akan menjalani rehabilitasi total. Sementara itu, 33 ruas jalan lainnya akan mendapatkan pemeliharaan intensif berupa overlay dan patching.
Ratnawi menambahkan bahwa rehabilitasi jalan mencakup pembangunan drainase dan perbaikan badan jalan secara keseluruhan. Untuk patching dan overlay, fokusnya adalah pada perbaikan lapisan aspal. Inisiatif ini juga mencakup pembangunan dua jembatan penting yang akan menelan biaya sekitar Rp 6 miliar untuk Jembatan Perengga dan satu jembatan lagi di perbatasan Lombok Tengah.
Prioritas Dan Skala Perbaikan
Lalu Ratnawi menegaskan bahwa penetapan 48 ruas jalan yang akan diperbaiki telah melalui proses pendataan cermat sejak tahun 2025. Proses ini didasarkan pada skala prioritas yang matang. Salah satu pertimbangan utama adalah aksesibilitas warga.
Ruas-ruas jalan yang diprioritaskan adalah yang menjadi jalur utama menuju fasilitas publik esensial. Ini termasuk akses ke fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, dan pasar. Hal ini memastikan bahwa perbaikan jalan benar-benar memberikan dampak langsung dan positif bagi kebutuhan dasar masyarakat.
Beberapa ruas jalan yang menjadi sasaran perbaikan antara lain di Desa Kebun Ayu, Gunung Pengsong, Desa Banyumulek, terusan dari Terong Tawah sampai Kantor Dinas Pertanian, Jalan depan pasar Sekotong, Mareje, dan Labuapi datar. Pemilihan lokasi ini mencerminkan upaya Pemkab untuk menyentuh berbagai wilayah strategis di Lombok Barat.
Baca Juga: Trans Metro Dewata Segera Masuk Buleleng Pemprov Bali Mulai Kaji Teknis
Usulan Bantuan Ke Pemerintah Pusat
Selain mengandalkan APBD, Lalu Ratnawi juga telah mengambil inisiatif untuk mengusulkan bantuan perbaikan jalan kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut diajukan melalui mekanisme Inpres Jalan Desa (IJD) dengan nilai total mencapai Rp 108 miliar.
Langkah ini diambil karena beberapa ruas jalan yang rusak parah tidak mampu dibiayai sepenuhnya oleh APBD Lombok Barat. Keterbatasan anggaran daerah mendorong Pemkab untuk mencari dukungan dari tingkat pusat.
Ratnawi berharap agar usulan bantuan ini dapat direspons dengan cepat oleh pemerintah pusat. Dengan adanya dukungan tambahan, diharapkan lebih banyak ruas jalan yang bisa ditangani. Ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab dalam mengatasi persoalan infrastruktur jalan secara komprehensif.
Dampak Dan Harapan Masyarakat
Perbaikan 48 ruas jalan ini diharapkan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Lombok Barat. Akses jalan yang lebih baik akan memperlancar mobilitas warga, mengurangi waktu tempuh, dan menekan biaya transportasi.
Selain itu, infrastruktur jalan yang mulus juga akan mendukung aktivitas ekonomi. Petani dapat lebih mudah mendistribusikan hasil panen, pedagang dapat menjangkau pasar dengan lebih efisien, dan pariwisata lokal pun akan semakin berkembang. Kualitas jalan merupakan faktor krusial bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat Lombok Barat tentu menaruh harapan besar terhadap proyek ini. Dengan perbaikan yang menyeluruh dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama di Lombok Barat.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari lombokpost.jawapos.com