Heboh warga Gianyar setelah seorang pria bernama I Made Yuda ditemukan dalam kondisi terluka dan lemas di dasar jurang kawasan Sungai Petanu, Gianyar, Bali.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat, 15 Mei 2026, dan baru ditemukan sehari kemudian setelah proses pencarian intensif oleh keluarga, polisi, dan tim BPBD Gianyar. Peristiwa ini pun mengundang perhatian masyarakat sekitar karena lokasi penemuan korban berada di area jurang yang cukup curam dan sulit dijangkau petugas.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Kronologi Hilangnya I Made Yuda pada 15 Mei 2026
Pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 Wita, I Made Yuda berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke tegalan atau lahan kosong di sekitar rumahnya. Pria berusia 64 tahun asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar itu disebut hendak mencari bahan keperluan upacara adat dan keagamaan.
Seiring berjalannya waktu, Yuda tak kunjung kembali ke rumah. Hingga pukul 19.00 Wita pada hari yang sama, keluarga mulai merasa khawatir karena biasanya korban tidak pergi terlalu lama. Keluarga kemudian mencoba mencari ke beberapa lokasi yang biasa dikunjungi korban, namun hasilnya nihil.
Karena tidak menemukan keberadaan Yuda, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian setempat. Laporan kehilangan itu langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Tegallalang bersama tim BPBD Gianyar dengan melakukan pencarian di sekitar kawasan jurang dan aliran Sungai Petanu pada malam hari.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Proses Pencarian Hingga Dini Hari 16 Mei 2026
Setelah menerima laporan keluarga, petugas gabungan mulai melakukan pencarian sejak Jumat malam, 15 Mei 2026. Tim menyisir area tebing, semak-semak, hingga jalur menuju sungai yang berada di sekitar lokasi tempat korban terakhir terlihat. Kondisi medan yang gelap dan cukup berbahaya membuat pencarian berlangsung dengan penuh kehati-hatian.
Pencarian terus dilakukan hingga Sabtu dini hari, 16 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Petugas memutuskan menghentikan sementara pencarian karena minimnya penerangan dan kondisi jurang yang cukup curam. Meski demikian, keluarga korban tetap berharap Yuda segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Keesokan paginya, Sabtu 16 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, petugas kembali melanjutkan pencarian. Saat melakukan penyisiran di sekitar bibir jurang, tim menemukan sandal dan pisau yang diduga milik korban. Penemuan barang-barang tersebut menjadi petunjuk penting yang mengarahkan tim menuju lokasi keberadaan Yuda.
Baca Juga: Akses Terputus! Longsor Paksa Wisata Wae Rebo Tutup Untuk Sementara
Korban Ditemukan Lemas di Dasar Jurang
Tak lama setelah menemukan barang milik korban, petugas akhirnya melihat sosok Yuda tergeletak lemas di pinggir Sungai Petanu yang berada di dasar jurang. Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita dalam kondisi masih hidup. Namun, korban tampak sangat lemah dan mengalami sejumlah luka di tubuhnya akibat terjatuh ke area jurang.
Mengetahui korban masih bernapas, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan proses evakuasi. Medan yang licin dan curam membuat petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk mengangkat korban dari dasar jurang menuju area aman. Evakuasi resmi dimulai pada pukul 11.10 Wita.
Sekitar 30 menit kemudian, korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Yuda tampak lemas saat digendong petugas menuju ambulans yang telah disiapkan di atas jurang. Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan menjadi perhatian warga sekitar yang ikut menyaksikan upaya penyelamatan tersebut.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Setelah berhasil dievakuasi pada Sabtu, 16 Mei 2026, kondisi Yuda dilaporkan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Meski ditemukan dalam keadaan hidup, korban terlihat sangat lemah akibat berada cukup lama di dasar jurang dengan kondisi medan yang dingin dan sulit dijangkau.
Petugas kemudian membawa korban menggunakan ambulans menuju RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga kini, pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan intensif guna memastikan kondisi kesehatan korban setelah mengalami insiden jatuh ke jurang tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area tebing atau jurang, terutama di kawasan pedesaan yang memiliki kontur tanah curam. Kejadian yang dialami I Made Yuda menjadi pengingat penting tentang risiko beraktivitas seorang diri di lokasi yang minim pengawasan.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari beritabali.com
- Gambar Kedua dari detik.com