Banjir yang melanda Denpasar menyebabkan kerusakan pada delapan pura, mendorong pemerintah menyiapkan dana pemulihan melalui BTT.

Pemulihan difokuskan pada perbaikan struktur bangunan dan pelinggih, sehingga aktivitas keagamaan serta adat masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan berarti. Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Info Kejadian Bali.
Dampak Banjir dan Kondisi Terkini Delapan Pura di Denpasar
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Denpasar beberapa waktu lalu meninggalkan dampak cukup serius pada fasilitas umum, termasuk tempat ibadah umat Hindu.
Tercatat sebanyak delapan pura mengalami kerusakan, mulai dari area halaman, tembok penyengker, hingga sejumlah pelinggih dan bangunan pelengkap lainnya. Beberapa pura yang terdampak antara lain Pura Taman Musen, Pura Tirta Hening Ulun Danu, Pura Taman Beji Majapahit, hingga Pura Taman Beji Penyampuhan.
Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu fungsi pura sebagai tempat persembahyangan, namun juga menyebabkan gangguan pada struktur bangunan.
Hal ini membuat Pemkot Denpasar segera bertindak cepat dengan melakukan pendataan dan memulai proses pemulihan. Kecepatan penanganan menjadi penting mengingat beberapa upacara besar umat Hindu masih menunggu untuk dilaksanakan, dan keberadaan pura memiliki peranan vital dalam kegiatan adat masyarakat setempat.
Komitmen Pemkot Denpasar Melalui Dana Belanja Tidak Terduga
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa pemulihan delapan pura terdampak banjir sepenuhnya dibiayai melalui Dana Belanja Tidak Terduga (BTT), sehingga masyarakat tidak dibebani biaya.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5,4 miliar, digunakan untuk memperbaiki kerusakan struktural maupun estetika, dengan target selesai pada Desember.
Saat ini, progres perbaikan baru mencapai sekitar 50 persen, namun Jaya Negara optimis sisa waktu satu setengah bulan cukup untuk menuntaskan seluruh pengerjaan. Ia juga menyebut verifikasi terhadap objek vital lain yang terdampak banjir masih berlangsung dan akan segera ditangani sesuai prioritas.
Baca Juga: Turis China Tewas di Hostel Canggu, Diduga Keracunan di Bali
Proses Pemulihan Empat Pura Utama dan Detail Pengerjaan

Kepala Dinas Perkim Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menjelaskan bahwa pemulihan. Difokuskan pada empat pura prioritas dengan tingkat kerusakan berbeda.
Setiap pengerjaan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lapangan serta memperhatikan nilai budaya dan arsitektur Bali, sehingga kesakralan pura tetap terjaga. Seluruh proyek ditangani oleh pelaksana yang sudah ditunjuk agar pekerjaan lebih efektif.
Di Pura Taman Musen, pemulihan mencakup pembangunan dinding penahan tanah, perbaikan Pelinggih Padma Sari, dan bangunan pendukung lainnya oleh PT Berawan Tangi.
Pura Tirta Hening Ulun Danu mengalami perbaikan pada bale pemiosan, tajuk, tembok penyengker. Serta penataan paving oleh CV Karya Putra Yudha. Sementara di Pura Taman Beji Dalem Majapahit, pemulihan meliputi senderan, penyengker, bale gong, pelinggih. Serta bale pesandekan dan bale piasan yang dikerjakan CV Adhi Guna Karya.
Untuk Pura Taman Beji Penyampuhan, perbaikan difokuskan pada penyengker sisi selatan, bale banten, pondasi penyengker sisi barat, dan penataan halaman pura oleh CV Santhi Graha. Pemkot Denpasar berharap seluruh pemulihan ini dapat segera memulihkan fungsi pura. Sehingga kegiatan keagamaan dan adat masyarakat dapat berjalan kembali dengan lancar.
Tantangan Lapangan dan Upaya Memastikan Ketepatan Target
Meski progres baru mencapai 50 persen, tim di lapangan menghadapi beberapa tantangan teknis. Seperti kondisi tanah yang masih labil setelah banjir dan penyesuaian kembali struktur bangunan sesuai standar tradisi Bali.
Oleh karena itu, pengerjaan dilakukan secara bertahap dan dikawal oleh pengawas teknis serta tokoh adat setempat. Agar elemen sakral pura tetap dipertahankan sesuai pakem.
Selain tantangan teknis, faktor cuaca menjadi tantangan lain yang perlu diantisipasi. Intensitas hujan di Bali biasanya meningkat menjelang akhir tahun, sehingga penjadwalan kerja harus disusun dengan tepat. Agar tidak menghambat progress pemulihan.
Meski demikian, Pemkot Denpasar menegaskan bahwa target penyelesaian pada Desember tetap realistis dan dapat tercapai dengan koordinasi maksimal di lapangan.
Simak berita update lainnya tentang Bali dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari idntimes.com
- Gambar Kedua dari detik.com