Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali menghadirkan terobosan baru dengan mempercepat pembentukan 120 Kopdes Merah Putih di seluruh Bali.
Pemerintah Provinsi Bali kembali memperkuat ekonomi desa. Gubernur Bali, Wayan Koster menargetkan 120 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) beroperasi penuh di Bali pada akhir Juli 2026. Program ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa dan memperluas layanan usaha berbasis koperasi di Pulau Dewata.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Target 120 Kopdes Merah Putih Dikebut Hingga Juli 2026
Pada Minggu, 17 Mei 2026, Wayan Koster menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 38 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang siap beroperasi di Bali. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah dalam beberapa bulan ke depan.
Koster menjelaskan, pemerintah daerah menargetkan jumlah koperasi aktif meningkat menjadi 120 unit pada akhir Juli 2026. Target tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat pemerataan ekonomi berbasis desa dan kelurahan di Bali.
Menurut data pemerintah provinsi, saat ini baru sekitar 5,3 persen desa dan kelurahan di Bali yang memiliki KDKMP aktif. Jika target Juli 2026 tercapai, maka angka tersebut akan melonjak menjadi sekitar 17 persen dari total 716 desa dan kelurahan di Bali.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Peresmian Nasional Digelar Pada 16 Mei 2026
Momentum percepatan koperasi ini ditandai melalui peresmian operasional 1.061 KDKMP secara nasional pada Sabtu, 16 Mei 2026. Acara tersebut dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti seluruh daerah secara virtual.
Di Bali, kegiatan virtual dipusatkan di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Dalam agenda tersebut, Wayan Koster hadir bersama jajaran Forkopimda Bali untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan koperasi desa.
Presiden Prabowo Subianto juga memberikan sambutan secara virtual dalam peresmian tersebut. Presiden menilai koperasi menjadi instrumen penting dalam membangun ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional.
Baca Juga: Heboh! Manusia Silver Todong Pisau di Kuta Bali, Warga dan Wisatawan Resah
Awal Agustus 2026 Ditargetkan Sudah Beroperasi Penuh
Koster menegaskan bahwa sepanjang Juli 2026 pemerintah akan fokus menyiapkan kebutuhan operasional koperasi. Salah satunya adalah penyediaan barang-barang yang akan dipasarkan melalui KDKMP di seluruh Bali.
Ia juga menyebutkan bahwa awal Agustus 2026 menjadi target penting agar seluruh koperasi yang telah disiapkan dapat beroperasi penuh. Dengan begitu, masyarakat desa bisa segera menikmati layanan usaha, distribusi produk, hingga aktivitas ekonomi baru dari koperasi tersebut.
Program KDKMP dinilai mampu membuka peluang usaha masyarakat desa secara lebih luas. Selain memperkuat ekonomi lokal, koperasi juga diharapkan menjadi wadah distribusi kebutuhan masyarakat dengan sistem yang lebih terorganisir dan berkelanjutan.
Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa Bali
Dalam sambutannya pada 16 Mei 2026, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa. Bahkan, perputaran uang di setiap desa diproyeksikan bisa mencapai Rp10,8 miliar per tahun.
Presiden juga menegaskan bahwa koperasi nantinya akan mendukung penyaluran kredit murah bagi masyarakat. Dengan sistem tersebut, desa-desa di Indonesia diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar.
Langkah cepat Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat pembentukan KDKMP menunjukkan keseriusan daerah dalam mendukung program nasional. Jika target 120 koperasi tercapai pada Juli 2026, Bali berpeluang menjadi salah satu daerah dengan pengembangan koperasi desa tercepat di Indonesia.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari diskopukm.baliprov.go.id