Gubernur Koster heboh mengklaim berhasil membatasi sampah organik di TPA Suwung, langkah penting menuju Bali bebas landfill 2030.
Gubernur Bali Wayan Koster laporkan keberhasilan pembatasan sampah organik masuk TPA Suwung ke Kementerian Lingkungan Hidup per 1 April 2026. Jumlah truk sampah turun lebih dari 50 persen dari 500 truk/hari menjadi rata-rata 250 truk. Hanya sampah residu dan anorganik yang kini diterima, ciptakan kemajuan signifikan penanganan sampah Bali.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Penurunan Volume Truk Masuk TPA
Sebelum 1 April, antrian truk mengular panjang masuk TPA Suwung buang campur semua jenis sampah. Kini situasi kondusif drastis, truk residu dan anorganik saja yang lolos timbangan. Gubernur Koster sebut “kemajuan luar biasa” dalam evaluasi sepekan pertama.
Jumlah truk turun dari 500+ menjadi di bawah 250 per hari rata-rata. Penurunan 50 persen ini indikator kesadaran masyarakat memilah sampah mulai terbentuk. Kebijakan wajibkan pilah dari sumber langsung beri efek cepat.
Koster sampaikan laporan resmi ke KLHK di Denpasar, Selasa (7/4/2026). Data lapangan tunjukkan TPA lebih lega, ruang landfill bertambah 6 bulan tanpa tambah lahan. Progres ini jadi modal kuat tutup total TPA Agustus 2026.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Komposisi Sampah Organik 65 Persen
Sampah organik dominasi 65 persen total timbulan sampah Bali, kadar air tinggi bikin landfill cepat penuh. Kebijakan larangan masuk TPA paksa pengelolaan di tingkat rumah tangga dan TPS. Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq berikan ultimatum sejak Maret.
Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung ditarget selesaikan infrastruktur TPS3R dan TPST 1 bulan. Teba modern dan lubang komposter jadi solusi utama olah organik jadi pupuk. Kebiasaan pilah wajib terbentuk sebelum akhir Maret.
DKLH Bali tekan open dumping segera stop, fokus pengolahan sumber kurangi volume TPA 60 persen. Konsep ekonomi sirkular dan zero waste mulai diterapkan RT/RW. Sampah organik kini jadi aset pupuk organik petani padi Subak.
Baca Juga: Skandal Dunia! Bos Mafia Dideportasi, Bali Tidak Jadi Sarang Operasi Kriminal
Dukungan Infrastruktur dan Sosialisasi
Pemprov Bali merekrut 500 tenaga TPS3R baru di Denpasar dan Badung mulai April. Anggaran Rp50 miliar digunakan untuk membangun 25 TPST mini dengan kapasitas 10 ton per hari. Pelatihan komposting selama tiga hari diwajibkan bagi 10.000 kader lingkungan dari desa adat untuk memastikan pengelolaan sampah efektif.
Sosialisasi digelar intensif dua minggu sebelum 1 April melalui 50 posko keliling dan 1.000 titik spanduk. Warga diajarkan membedakan sampah organik, seperti sisa makanan dan daun, dari anorganik seperti plastik dan kertas. Denda Rp500.000 per kilogram bagi organik yang dibuang ke TPA ditegakkan oleh Satpol PP untuk menegakkan disiplin.
Komunitas Bank Sampah Bali mengelola 200 ton sampah anorganik per hari menjadi RDF. Program “Sampahmu Pupukku” menukar kompos gratis dengan 1 kg beras organik. Penggunaan homeseeder rumah tangga meningkat 40 persen dalam seminggu berkat insentif dari desa, mendorong budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Target Tutup TPA Suwung Agustus 2026
Kondisi kondusif ini menjadi dasar untuk menutup total TPA Suwung pada 1 Agustus 2026 sesuai arahan pemerintah pusat. Gubernur yakin penanganan sampah di Bali akan semakin baik dengan pemilahan sumber hingga 80 persen. Landfill baru, Suwung II, siap beroperasi pada 2027 dengan kapasitas 3.000 ton per hari.
Pemda Bali menyiapkan 100 TPS3R secara bertahap mulai kuartal II, dengan target zero landfill pada 2030. Program WRFA (Waste Reduction, Reuse, Recycle, Anaerobic) dijadikan blueprint nasional, menjadikan Bali pionir pengelolaan nol sampah organik TPA di Indonesia.
Masyarakat menyambut positif kebijakan ini meski awalnya sempat terjadi antrean truk sampah. Survei DPD Bali menunjukkan 75 persen warga mendukung pemilahan sumber. Gubernur Koster menargetkan Bali bebas sampah laut pada 2028 melalui pengelolaan komprehensif di seluruh Pulau Dewata.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bali.antaranews.com
- Gambar Kedua dari balipost.com