Warga Denpasar dikejutkan penemuan jasad lansia membusuk di kontrakan, kondisi mengenaskan ini memicu keprihatinan dan kepanikan sekitar.
Pagi hari Minggu, 22 Maret 2026, warga Denpasar, Bali, diguncang penemuan tragis seorang lansia tewas di kamar kontrakannya. Jasad dikerumuni lalat dan maggot, dengan bau menyengat tercium hingga 50 meter. Korban tinggal sebatang kara tanpa kontak keluarga selama berminggu-minggu, memicu kekhawatiran soal lansia terlantar di tengah hiruk-pikuk Lebaran.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Kronologi Penemuan Jasad Mengerikan
Penemuan terjadi pukul 08.30 WIB di Gang Melasti, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan. Pemilik kontrakan mencium bau busuk luar biasa dari kamar nomor 7 yang terkunci. Pukul 09.00 WIB, pintu dipaksa buka bersama RT 03/RW 05 dan temukan lansia (70) terbaring telungkup di lantai.
Kondisi jasad membusuk stadium lanjut dengan ribuan lalat menghitamkan ruangan 3×4 meter. Pakaian korban robek, kulit melepuh hitam, tulang kaki terlihat. Tak ada tanda kekerasan visibel, diperkirakan meninggal 7-10 hari lalu saat arus mudik Lebaran.
Warga gelar upacara Hindu Ngaben darurat siang hari di banjar adat setempat. Keluarga inti dari Klungkung datang terlambat setelah diberitahu polisi. Mereka kaget korban putus kontak sejak 12 Maret pasca salat Id.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Identitas Korban Dan Kehidupan Sebatang Kara
Korban I Made Suarta (70), pensiunan PNS asal Klungkung tinggal sendiri 3 tahun terakhir. Anak-anak bekerja di Jakarta dan Singapura, jarang pulang. Riwayat diabetes dan hipertensi diketahui tetangga tapi tak ada kontak medis rutin.
Rumah kontrakan sempit penuh botol obat kosong dan makanan kaleng basi. Listrik padam, kulkas mati, bau amis menyengat. HP Nokia jadul mati total, tak ada pesan terakhir. Dompet berisi Rp300.000 utuh di saku baju.
Tetangga cerita korban pendiam, tak pernah komplain apa pun. Rutin salat Id di pura desa tapi absen 2 minggu. Bau mulai tercium 18 Maret tapi dianggap sampah Lebaran pembusukan.
Baca Juga: Pilu di Gianyar! Siswa SD Tewas Terpeleset di Tukad Melangit Saat Mandi!
Pemeriksaan Polisi Dan Tim Medis
Polsek Denpasar Selatan lakukan olah TKP dengan 6 petugas identifikasi. Visum awal tak temukan tanda penganiayaan atau racun. Dugaan kematian sakit jantung akut ditunggu autopsi RS Sanglah Denpasar besok.
Tim Dinas Sosial Bali identifikasi 127 lansia sebatang kara Denpasar 2026. Program “Lansia Peduli” pantau bulanan mulai April. Korban terdeteksi tapi alamat salah data penduduk.
Jasad dievakuasi pukul 13.00 WIB dibungkus karung kresek putih menuju RSUP Sanglah. Upacara Ngaben digelar 16.00 WIB dengan seluruh banjar hadir. Keluarga tolak autopsi penuh, terima hasil visum polisi.
Dampak Sosial Dan Imbauan Pemerintah
Kasus ini viral di Bali dan memicu meningkatnya kesadaran sosial terkait lansia terlantar pasca-Lebaran. Forum Banjar Adat Denpasar bahkan membentuk posko siaga 24 jam untuk mengecek kondisi lansia yang rawan. Targetnya sekitar 500 rumah akan diperiksa mulai besok pagi secara bertahap.
Dinas Sosial Bali juga menyiapkan subsidi kontrakan bagi lansia miskin sebesar Rp500.000 per bulan sebagai bentuk bantuan. Program “Pekerta” turut diluncurkan untuk memantau kondisi lansia melalui aplikasi WhatsApp banjar setempat. Pemerintah menargetkan nol kasus kematian lansia terlantar pada tahun 2027 mendatang.
Polri Bali mengimbau warga untuk segera melapor jika ada lansia yang absen selama 3 hari berturut-turut ke pos polisi terdekat. Hotline darurat 112 juga aktif selama 24 jam untuk menangani laporan serupa. Setelah Lebaran usai, kepedulian sosial menjadi ujian nyata bagi masyarakat Bali secara keseluruhan.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com