Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan klarifikasi penting soal isu penonaktifan peserta BPJS Kesehatan PBI.
Ia menegaskan bahwa hak layanan kesehatan warga tetap aman dan tidak dicabut, meski sistem sedang memperbarui data peserta. Pemerintah kota bersama BPJS Kesehatan memastikan semua warga yang berhak tetap mendapatkan fasilitas kesehatan, termasuk rawat inap, pengobatan rutin, dan imunisasi anak. Temukan berita terkini dan informasi menarik seputar Bali di Info Kejadian Bali.
Denpasar Pastikan Peserta BPJS PBI Tetap Aktif
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan klarifikasi terkait kabar penonaktifan peserta BPJS Kesehatan Program Bantuan Iuran (PBI) di wilayahnya. Klarifikasi ini muncul setelah munculnya kekhawatiran di masyarakat tentang hak layanan kesehatan warga kurang mampu yang terdampak kebijakan tersebut.
Menurut Wali Kota, pemerintah kota memastikan bahwa tidak ada peserta PBI yang secara sepihak dicabut kepesertaannya. “Kami terus memantau data peserta agar semua warga yang berhak tetap mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya dalam konferensi pers di Denpasar, Sabtu (14/2/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar juga menambahkan bahwa data peserta PBI sedang diperbarui. Tujuannya adalah memastikan penerima manfaat sesuai kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan, bukan untuk mengurangi hak warga miskin.
Alasan Klarifikasi dan Pembaruan Data Peserta
Klarifikasi ini dilakukan menyusul beberapa laporan warga yang menerima notifikasi penonaktifan BPJS Kesehatan secara otomatis. Banyak warga mengira kepesertaan mereka dicabut sepihak, padahal sistem sedang melakukan validasi data.
“Beberapa data ganda atau peserta yang pindah domisili tercatat sebagai tidak aktif sementara. Sistem BPJS melakukan pembaruan rutin, dan kami memastikan hak peserta tetap terlindungi,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar. Proses validasi ini penting untuk menjaga akurasi data dan distribusi anggaran PBI.
Selain itu, Pemkot Denpasar bersama BPJS Kesehatan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat. Informasi tentang status kepesertaan, prosedur aktivasi kembali, dan jalur pengaduan disebarkan melalui kelurahan, puskesmas, dan media sosial resmi pemerintah.
Baca Juga: Polresta Denpasar Tingkatkan Patroli Malam Untuk Cegah Kejahatan Jalanan
Dampak Bagi Warga dan Upaya Pemerintah
Meski sebagian warga sempat cemas, pemerintah kota menegaskan tidak ada warga yang kehilangan akses layanan kesehatan. Masyarakat tetap bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan, termasuk rawat inap, pengobatan rutin, dan imunisasi anak-anak.
Pemkot Denpasar juga menugaskan petugas kelurahan untuk mendampingi peserta yang mengalami masalah administrasi. “Kami membantu warga yang datanya bermasalah agar bisa segera aktif kembali dan mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar.
Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa status kepesertaan melalui aplikasi BPJS Mobile atau langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Hal ini bertujuan mencegah salah paham dan memastikan seluruh warga yang berhak tetap terlindungi.
Strategi dan Harapan Masa Depan
Wali Kota Denpasar berharap masyarakat tetap tenang dan memahami proses administrasi BPJS Kesehatan. “Kami ingin memastikan semua warga miskin yang berhak tetap mendapat jaminan kesehatan tanpa terkecuali,” ujarnya.
Pemerintah kota berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, puskesmas, dan kelurahan untuk meminimalkan kesalahan data. Program edukasi tentang hak dan prosedur kepesertaan juga terus diperluas.
Dengan langkah ini, Pemkot Denpasar optimis mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program PBI. Semua pihak diharapkan berperan aktif membantu sosialisasi dan memastikan hak kesehatan warga tetap terlindungi dengan baik.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bali.antaranews.com
- Gambar Kedua dari vnnmedia.co.id