Kabar terbaru dari Bangli menunjukkan percepatan program Koperasi Desa Merah Putih yang membawa dampak besar bagi masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali, mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai komitmen nasional yang didorong arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Rapat koordinasi teknis terbaru menunjukkan langkah konkret daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan desa.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Latar Belakang Program
Program KDKMP lahir dari retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Februari 2025. Presiden saat itu menekankan pembentukan koperasi desa untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Di Bangli, inisiatif ini selaras dengan visi “Asta Cita” keenam pemerintahan pusat.
Pemkab Bangli telah membentuk koperasi di 68 desa dan 4 kelurahan. Sebanyak 72 unit KDKMP kini aktif melayani simpan pinjam serta kegiatan produksi pertanian. Dukungan Bupati I Sang Nyoman Sedana Arta turut mempercepat proses sertifikasi dan operasionalisasi koperasi.
Rapat koordinasi di Kelurahan Bebalang pada Januari 2026 membahas penataan lahan aset milik DEKOPIN. Lokasi seluas 35×25 meter telah disepakati untuk pembangunan gedung KDKMP. Sinergi antara TNI, lurah, dan pengurus memastikan proses pembangunan berjalan lancar.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Rapat Koordinasi Terbaru
Sekda I Dewa Bagus Riana Putra hadir memberikan sambutan dalam rapat pada Kamis, 9 April 2026 di Bangli. Acara tersebut berfokus pada pengembangan teknis KDKMP secara menyeluruh dengan pembahasan strategi percepatan operasionalisasi unit koperasi. Agenda juga diarahkan untuk menyatukan langkah implementasi di tingkat daerah.
Diskusi menekankan pemanfaatan aset secara optimal serta perencanaan distribusi komoditas yang lebih terstruktur. Hingga Maret 2026, ribuan KDKMP di tingkat nasional telah selesai dibangun sebagai bagian dari percepatan program. Bangli turut berperan mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui forum koordinasi ini untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan.
Sekda menegaskan pentingnya sinergi antarpihak sebagai kunci keberhasilan program. Hasil rapat disusun sebagai panduan implementasi koperasi di tingkat desa agar lebih terarah dan konsisten. Komitmen ini mencerminkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bangli terhadap keberlanjutan program nasional.
Baca Juga: Penangkapan Mengejutkan di Bali! Bos Sindikat Kriminal Internasional Diamankan Aparat
Tujuan Strategis Pengembangan
KDKMP bertujuan utama memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan nilai tukar petani. Koperasi juga berperan menekan inflasi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Inklusi keuangan masyarakat desa menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.
Di Bangli, koperasi diharapkan mampu memutus rantai pasok yang panjang serta memberantas praktik rentenir. Upaya swasembada pangan turut mendorong kemandirian ekonomi lokal. Wakil Bupati I Wayan Diar menyebut KDKMP sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Manfaat jangka panjangnya mencakup modernisasi manajemen koperasi dan peningkatan partisipasi masyarakat. Program “Satu Desa Satu Koperasi” menjadi upaya mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata. Inisiatif ini juga merupakan manifestasi nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam bidang ekonomi.
Langkah Percepatan dan Manfaat
Pemkab Bangli menggelar pelatihan manajerial bagi 144 pengurus KDKMP pada November 2025 yang difasilitasi Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja untuk peningkatan SDM. Pelatihan berlangsung di Gedung Bhukti Mukti Bhakti untuk meningkatkan kompetensi operasional. Program ini diharapkan memperkuat tata kelola koperasi di tingkat desa.
Pembangunan fisik dipercepat melalui koordinasi lahan dan aset, sementara distribusi komoditas pangan mulai mengisi rak koperasi. Hingga April 2026, progres nasional menunjukkan capaian yang signifikan. Upaya ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan layanan koperasi yang lebih efektif.
Manfaat nyata meliputi penciptaan lapangan kerja, pelayanan yang lebih cepat, serta pertumbuhan UMKM. Bangli menargetkan kemandirian ekonomi melalui penguatan koperasi aktif, sekaligus memperluas akses keuangan inklusif dan stabil bagi masyarakat desa. Langkah ini diharapkan meningkatkan ketahanan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bali.antaranews.com
- Gambar Kedua dari balipost.com