Posted in

Satpol PP Tertibkan Pedagang Pasar Galiran, Bersih, Rapi, Dan Ramah Pengunjung

Satpol PP menertibkan pedagang Pasar Galiran untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, rapi, aman, dan nyaman.

Satpol PP Tertibkan Pedagang Pasar Galiran

Jantung kota Semarapura, Pasar Galiran Klungkung, baru-baru ini disorot. Operasi penertiban pedagang kaki lima oleh Satpol PP mengejutkan banyak pihak. Tindakan ini bagian dari upaya pemerintah daerah menata pasar tradisional, memperindah lingkungan, dan menjaga ketertiban umum di ikon Kabupaten Klungkung.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.

Penertiban Mendadak, Reaksi Pedagang di Trotoar

Puluhan petugas Satpol PP mendatangi Pasar Galiran Klungkung, membuat para pedagang di trotoar depan Terminal Galiran terkejut. Mereka yang selama ini menggelar dagangan di badan jalan, kini diminta segera pindah ke dalam area pasar yang telah disediakan. Langkah ini diambil untuk mengatasi kesan kumuh dan semrawut yang kerap terjadi.

Instruksi untuk pindah segera dipatuhi oleh para pedagang yang berjualan di trotoar, termasuk mereka yang menggunakan mobil. Bupati Made Satria menegaskan bahwa penertiban ini bukan hanya soal kerapian, tetapi juga untuk memastikan fungsi pasar berjalan optimal dan retribusi dapat dipungut secara sah.

Kebijakan ini sekaligus menjadi solusi atas kemacetan yang seringkali disebabkan oleh aktivitas jual beli di bahu jalan. Dengan penataan yang lebih baik, diharapkan arus lalu lintas di sekitar Pasar Galiran dapat kembali lancar, memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan pengguna jalan lainnya.

Visi Bupati Untuk Pasar Galiran, Tertib, Rapi, Dan Bersaing

Bupati Made Satria menjelaskan bahwa Pasar Galiran adalah cerminan wajah Kabupaten Klungkung. Penertiban ini vital untuk mengatasi kesemrawutan dan kemacetan, sekaligus menjaga ketertiban umum. Tujuannya adalah meningkatkan fungsi pasar tradisional dan daya saingnya di tengah persaingan pasar modern yang kian menjamur.

Penertiban juga bertujuan agar retribusi dari para pedagang dapat dipungut secara legal, yang tidak mungkin dilakukan jika mereka berjualan di area terlarang. Dengan lokasi berjualan yang tertata di dalam pasar, kebersihan dan kerapian pun dapat lebih mudah terjaga, sehingga pasar menjadi lebih menarik bagi pembeli.

Bupati menegaskan bahwa penertiban akan dimulai dari Pasar Galiran dan akan berlanjut ke area lain, termasuk di Nusa Penida. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menerapkan kebijakan serupa di seluruh wilayah Klungkung demi menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan bersih.

Baca Juga: Aksi Nekat Pria Telanjang di Kuta, Mengamuk di Atap Rumah Warga

Kolaborasi Instansi Dalam Pengawasan 24 Jam

 ​Kolaborasi Instansi Dalam Pengawasan 24 Jam​ ​

Untuk memastikan keberlanjutan penertiban, instansi terkait seperti Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP ditugaskan untuk mengawasi para pedagang selama 24 jam setiap hari. Kolaborasi ini membentuk tim kerja yang solid.

Bupati Satria menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam melaksanakan tugas masing-masing secara terpadu. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pengawasan yang efektif dan mencegah kembali munculnya praktik berjualan di area terlarang.

Melalui sinergi ini, pemerintah daerah bertekad menjaga Pasar Galiran tetap bersih, tertib, dan rapi. Pengawasan berkelanjutan akan menjadi kunci utama keberhasilan program penataan pasar tradisional ini, memastikan lingkungan pasar yang nyaman bagi semua pihak.

Edukasi Dan Normalisasi Got, Menuju Lingkungan Bersih

Selain penertiban pedagang, Bupati Made Satria juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar. Masalah sampah dianggap sangat krusial agar lingkungan tidak kumuh, dan normalisasi got akan segera dilakukan untuk mengatasi masalah drainase.

Edukasi mengenai pentingnya membuang dan memilah sampah sesuai anjuran pemerintah akan terus digalakkan. Ini adalah langkah proaktif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, menciptakan pasar yang higienis.

Dengan kombinasi penertiban, pengawasan, dan edukasi, diharapkan Pasar Galiran Klungkung dapat menjadi contoh pasar tradisional yang modern, bersih, dan berdaya saing. Semua upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat Klungkung.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari bali.tribunnews.com
  2. Gambar Kedua dari balipost.com