Peristiwa kebakaran melanda gudang bekas Museum Gunarsa di Bali, sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar lokasi.
Api terlihat membesar sejak malam hari, memunculkan asap tebal yang membubung tinggi ke udara. Warga setempat berupaya melakukan pemadaman awal sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Situasi di lokasi sempat sulit dikendalikan akibat material mudah terbakar di area gudang.
Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan, meninggalkan puing hitam bekas jilatan api. Lokasi yang sebelumnya menyimpan berbagai barang peninggalan museum kini berubah menjadi area terbakar.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun kerugian material diperkirakan cukup besar. Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Bali.
Kronologi Kejadian Sejak Api Pertama Terlihat
Api pertama kali terlihat oleh warga sekitar pada malam hari ketika sebagian besar aktivitas sudah berhenti. Cahaya merah terlihat dari arah gudang, memicu kekhawatiran akan meluasnya kobaran api.
Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas setempat. Selang beberapa waktu, unit pemadam kebakaran tiba guna melakukan pemadaman secara intensif.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran material kayu serta barang lama di dalam gudang memicu penyebaran api lebih cepat.
Petugas bekerja keras guna mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Setelah beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya, meskipun bangunan gudang sudah mengalami kerusakan berat.
Langkah Kepolisian Dalam Proses Penyelidikan
Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi guna menjaga area tetap steril selama proses pemeriksaan berlangsung.
Petugas mengumpulkan sisa material terbakar sebagai barang bukti, termasuk bagian instalasi listrik serta struktur bangunan.
Penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, melibatkan tim forensik guna memastikan apakah kebakaran dipicu faktor kelalaian, korsleting listrik, atau unsur kesengajaan.
Sejumlah saksi mata dimintai keterangan terkait kondisi sebelum api muncul. Kepolisian juga memeriksa sistem keamanan gudang guna mengetahui apakah terdapat aktivitas mencurigakan sebelum peristiwa terjadi.
Baca Juga: Bareskrim Polri Ungkap Impor Pakaian Bekas Senilai Rp 669 Miliar
Upaya Pemulihan Pascakejadian
Pascakebakaran, fokus utama tertuju pada pemulihan lingkungan sekitar gudang. Petugas gabungan melakukan pembersihan sisa material terbakar, termasuk puing bangunan, abu, serta benda lain yang berpotensi membahayakan. Proses ini memerlukan waktu mengingat luas area terdampak cukup besar.
Pemerintah daerah juga melakukan pendataan kerugian guna menentukan langkah lanjutan. Selain pemulihan fisik, edukasi kepada warga mengenai pencegahan kebakaran turut digencarkan.
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya api, khususnya di area penyimpanan barang lama. Langkah ini diharapkan mampu mencegah peristiwa serupa terulang pada masa mendatang.
Dampak Kebakaran Bagi Lingkungan Sekitar
Kebakaran gudang bekas Museum Gunarsa memberi dampak cukup signifikan bagi lingkungan sekitar. Asap tebal sempat mengganggu pernapasan warga, memicu kepanikan di kawasan permukiman. Aktivitas warga terhenti sementara hingga situasi dinyatakan aman oleh aparat.
Sisa puing bangunan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila tidak segera dibersihkan. Pemerintah daerah melalui instansi terkait bergerak cepat guna membersihkan area pascakebakaran. Upaya tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa rasa khawatir.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari voi.id