Jalan nasional Denpasar-Gilimanuk di Tabanan mengalami kerusakan serius ambles jalan di dekat Pasar Bajera, pada Senin, 7 Juli 2025.

Kejadian ini mengganggu akses vital transportasi dan berdampak pada aktivitas masyarakat serta sektor pariwisata Bali, khususnya wisatawan domestik dari Pulau Jawa. Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi.
Dibawah ini Info Kejadian Bali akan membahas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat perbaikan jalan yang semula diperkirakan memakan waktu tiga minggu menjadi dua minggu agar akses kembali normal secepatnya.
Lokasi dan Dampak Jalan Ambles di Tabanan
Amblesnya jalan terjadi tepat di kilometer 38+725 depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, yang merupakan jalur utama Denpasar-Gilimanuk. Jalan ini sangat penting sebagai penghubung logistik dan lalu lintas wisatawan, terutama dari Jawa yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.
Kerusakan ini menyebabkan terganggunya arus kendaraan besar dan memaksa pengalihan lalu lintas ke jalur yang lebih jauh, sehingga menimbulkan kemacetan dan biaya tambahan bagi pengendara. Selain itu, pedagang sekitar lokasi juga merasakan penurunan omzet akibat berkurangnya aktivitas lalu lintas di jalan tersebut.
Proses Perbaikan dan Tantangan Struktur Tanah
Gubernur Koster menjelaskan bahwa perbaikan jalan ambles tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena struktur tanah di bawah jalan tergolong labil dan tidak terlihat secara langsung. Proses perbaikan harus melalui tahapan pengerukan, pengurukan, dan pemadatan ulang tanah sebelum pengaspalan ulang jalan dilakukan.
Hal ini membutuhkan kajian teknis mendalam agar perbaikan bisa tahan lama dan tidak menimbulkan kerusakan serupa di kemudian hari. Oleh sebab itu, meskipun diupayakan percepatan, waktu perbaikan tetap diperkirakan sekitar dua minggu hingga maksimal tiga minggu.
Baca Juga:
Koordinasi Pemerintah dan Upaya Percepatan
Setelah kejadian, Gubernur Koster langsung berkoordinasi dengan Kepala Balai Jalan Nasional Kementerian PUPR untuk meninjau lokasi dan segera memulai proses perbaikan. Koster menegaskan pentingnya penyelesaian perbaikan dalam waktu singkat.
Jalan tersebut merupakan jalur utama bagi kendaraan besar dan vital bagi perekonomian serta pariwisata Bali. Ia meminta agar pengerjaan tidak sampai tiga minggu, namun idealnya selesai dalam dua minggu. Dengan catatan tetap memperhatikan kondisi teknis dan keamanan struktur tanah.
Dampak Terhadap Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu transportasi, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata Bali. Kunjungan wisatawan domestik dari Pulau Jawa yang biasanya melewati jalur ini setelah menyeberang di Pelabuhan Ketapang.
Gangguan akses menyebabkan penurunan jumlah wisatawan yang berdampak pada pendapatan pelaku usaha pariwisata dan pedagang lokal. Selain itu, pengalihan rute menyebabkan biaya logistik meningkat, yang berpotensi menambah beban ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan tersebut.
Rencana Jangka Panjang dan Anggaran Perbaikan
Gubernur Koster menyebutkan bahwa anggaran untuk perbaikan jalan rusak sudah disiapkan dalam APBD Perubahan 2025 dan akan dilanjutkan dalam rancangan anggaran tahun 2026. Selain itu, pemerintah daerah dan pusat juga tengah membahas kemungkinan percepatan pembangunan jalan tol Mengwi-Gilimanuk.
Sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi beban jalur utama yang sering mengalami kerusakan. Namun, percepatan proyek tol ini masih membutuhkan kesepakatan dan koordinasi investasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Kesimpulan
Perbaikan jalan ambles di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Tabanan, menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Bali. Dengan target penyelesaian dalam dua minggu, lebih cepat dari estimasi awal tiga minggu. Gubernur Wayan Koster menegaskan pentingnya percepatan perbaikan demi kelancaran transportasi, pemulihan ekonomi lokal, dan mendukung sektor pariwisata Bali.
Meski percepatan diupayakan, proses perbaikan harus tetap memperhatikan kondisi struktur tanah yang labil agar hasilnya tahan lama dan aman bagi pengguna jalan. Simak dan ikuti terus Info Kejadian Bali agar Anda tidak ketinggalan informasi menarik lainnya yang akan terupdate setiap hari.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com