Pemerintah Gianyar bergerak cepat dengan memvaksin ratusan anjing untuk mencegah penyebaran rabies di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Gianyar menunjukkan keseriusannya dalam memerangi penyebaran virus rabies. Melalui serangkaian program vaksinasi massal, upaya antisipasi terus digencarkan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan hewan peliharaan. Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan bersama.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Vaksinasi Massal di Samplangan
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gianyar baru-baru ini menggelar kegiatan vaksinasi rabies massal di Kelurahan Samplangan. Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026, sebagai bagian dari strategi pencegahan penyebaran virus rabies yang lebih luas di Gianyar.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari Distan Gianyar berhasil memberikan vaksin kepada sekitar 150 ekor anjing. Angka ini mencerminkan langkah maju yang signifikan dalam upaya pengendalian rabies, meskipun tantangan masih besar mengingat populasi anjing di Samplangan diperkirakan mencapai 735 ekor.
Vaksinasi ini menargetkan baik anjing peliharaan warga maupun anjing liar yang berpotensi menjadi pembawa virus rabies. Pendekatan komprehensif ini penting untuk memastikan cakupan imunisasi yang luas dan efektif di seluruh wilayah.
Kolaborasi Lintas Sektoral
Kegiatan vaksinasi ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Dinas Pertanian Gianyar dan Polsek Gianyar. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keamanan dan kesehatan hewan, serta bagaimana mencegah penularan rabies.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, menegaskan bahwa pencegahan rabies bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, khususnya pemilik hewan. Ia mengajak warga untuk proaktif memvaksin hewan peliharaan mereka secara rutin.
Selain aspek kesehatan, kehadiran kepolisian juga berfungsi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama kegiatan berlangsung. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan dapat menekan angka kasus rabies dan menciptakan lingkungan yang sehat serta aman bagi seluruh warga Gianyar.
Baca Juga: Tragedi di Jembrana: Rumah Dan Klinik Dokter Ludes Dilalap Api, Ini Kronologinya!
Peran Serta Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan anjing dengan gejala mencurigakan yang mengarah pada rabies. Deteksi dini dan pelaporan cepat sangat krusial dalam upaya pencegahan penyebaran virus ini.
Pemilik hewan juga ditekankan untuk secara rutin melakukan vaksinasi tahunan bagi anjing peliharaan mereka. Vaksinasi berkala adalah kunci utama dalam membangun kekebalan komunal dan melindungi hewan dari paparan virus rabies.
Edukasi dan partisipasi aktif dari masyarakat adalah fondasi keberhasilan program pencegahan rabies. Kesadaran kolektif akan pentingnya vaksinasi dan pelaporan kasus dapat secara signifikan mengurangi risiko penularan.
Harapan Lingkungan Sehat
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Gianyar berharap dapat menekan angka kasus rabies secara signifikan. Upaya berkelanjutan ini merupakan investasi penting untuk kesehatan publik dan kesejahteraan hewan.
Tujuan akhir dari program vaksinasi ini adalah menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh warga Gianyar. Bebas dari ancaman rabies akan memungkinkan masyarakat untuk hidup lebih tenang dan berinteraksi dengan hewan peliharaan tanpa kekhawatiran.
Keberhasilan program ini akan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai pihak dapat membawa perubahan positif yang signifikan. Gianyar berkomitmen untuk terus menjadi wilayah yang aman dari rabies.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari balipost.com
- Gambar Kedua dari jakartanotebook.com