Kasus lift Kaca Kelingking yang belum dibongkar memicu sorotan publik dan mempertanyakan ketegasan pemerintah saat ini.
Pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, masih menjadi sorotan publik. Proyek ini menuai kontroversi karena dinilai melanggar berbagai aturan dan berpotensi merusak keaslian alam. Meskipun perintah pembongkaran telah dikeluarkan, lift setinggi 180 meter ini masih berdiri kokoh, memicu pertanyaan tentang kelanjutan nasibnya.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Pelanggaran Berat Proyek Lift Kaca
Proyek lift kaca Pantai Kelingking terbukti melanggar banyak ketentuan. Pansus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali menemukan pelanggaran tata ruang, lingkungan, hingga zonasi kawasan konservasi perairan. Hal ini menunjukkan kurangnya kepatuhan investor terhadap regulasi yang berlaku.
Gubernur Bali, Wayan Koster, telah menguraikan setidaknya lima jenis pelanggaran signifikan yang dilakukan oleh proyek ini. Pelanggaran tersebut mencakup aspek tata ruang, lingkungan hidup, serta perizinan, menegaskan kompleksitas masalah yang ada.
Pelanggaran-pelanggaran ini meliputi pembangunan di sempadan jurang dan pesisir tanpa rekomendasi gubernur, ketiadaan izin lingkungan, serta izin PBG yang tidak mencakup keseluruhan proyek. Selain itu, pondasi beton berada di kawasan konservasi perairan, serta adanya indikasi perubahan keaslian daya tarik wisata.
Tindakan Tegas Satpol PP Bali
Satpol PP Bali telah melayangkan surat teguran kedua kepada PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group. Teguran ini menjadi langkah lanjutan setelah surat pertama jatuh tempo pada 27 Februari 2026. Pemerintah Provinsi Bali tetap mengedepankan pendekatan humanis, berharap investor dapat membongkar bangunan secara mandiri.
Kasatpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, menekankan bahwa langkah humanis diutamakan untuk mendorong pembongkaran sukarela. Jika tidak ada respons positif, Pemprov Bali bersama tim bantuan hukum akan merancang langkah hukum lebih lanjut, memastikan pembongkaran tetap terlaksana sesuai aturan.
Selama masa tenggat enam bulan, Satpol PP Bali terus berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Klungkung untuk pengawasan intensif. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal proses pembongkaran dan menegaskan bahwa proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan karena berbagai pelanggaran.
Baca Juga: Bali Banjir! Bule Amerika Heran Banjir Separah Ini di Kuta dan Legian
Kekhawatiran Monopoli Dan Dampak Lingkungan
Pembangunan lift kaca menimbulkan kekhawatiran akan monopoli view alami Kelingking Beach. Jika lift dan restoran bertingkat rampung, wisatawan dikhawatirkan hanya bisa menikmati panorama tebing melalui fasilitas yang disediakan investor. Ini berpotensi mengurangi akses publik terhadap keindahan alam.
Dampak lingkungan juga menjadi perhatian serius. Struktur beton yang telah berdiri di zona inti perikanan berkelanjutan, di mana seharusnya tidak ada bangunan, mengganggu keaslian kawasan. Keberadaan bangunan ini menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan tebing dalam menopang konstruksi jangka panjang.
Dewa Dharmadi menekankan pentingnya menjaga keaslian destinasi wisata demi generasi penerus. Ia khawatir bahwa fokus pada keuntungan finansial akan mengorbankan nilai-nilai alami dan keindahan ikonik Nusa Penida dan Klungkung yang seharusnya dipertahankan.
Batas Waktu Terus Berjalan, Siapa Yang Bertindak?
Perintah pembongkaran mandiri telah diberikan dengan batas waktu enam bulan sejak 23 November 2025. Jika investor tidak melaksanakan pembongkaran, Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung akan mengambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan.
Publik kini menanti realisasi komitmen pembongkaran tersebut. Apakah investor akan menunjukkan niat baik dengan membongkar proyek secara sukarela, ataukah pemerintah harus turun tangan langsung untuk menegakkan aturan yang berlaku.
Waktu terus berjalan menuju batas akhir yang telah ditetapkan. Keputusan dan tindakan yang akan diambil oleh semua pihak akan sangat menentukan nasib lift kaca di Pantai Kelingking dan menjadi preseden penting bagi investasi di kawasan konservasi Bali.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari balipost.com
- Gambar Kedua dari cnnindonesia.com