Desa Tegal Harum menata kabel udara di jalan-jalan utama untuk menciptakan lingkungan rapi, indah, dan aman bagi warga.
Desa Tegal Harum di Denpasar Barat tengah menata kabel udara, terutama dari berbagai penyedia layanan. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan rapi dan estetis, serta mendukung kelancaran pawai ogoh-ogoh menjelang Pengerupukan. Inisiatif ini tidak hanya fokus pada kerapian, tetapi juga mengatasi pemasangan kabel ilegal yang menjadi tantangan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Inisiatif Penataan Kabel Udara di Tegal Harum
Pemerintah Desa Tegal Harum, melalui Perbekel I Komang Adi Widiantara, memulai penataan kabel udara di 12 ruas jalan utama. Penataan dilakukan bertahap agar semua kabel tertata rapi sebelum Pengerupukan, mendukung kelancaran pawai ogoh-ogoh. Langkah ini merespons banyaknya pemasangan kabel tanpa izin yang menyulitkan penertiban sebelumnya.
Metode yang diterapkan adalah mengikat kabel agar rapi dan terorganisir. Kabel yang tidak terpakai atau terputus juga akan dirapikan untuk menghilangkan kesan semrawut. Komang Adi mengakui solusi ideal adalah kabel bawah tanah, tetapi kendala anggaran membuat penataan kabel udara menjadi solusi cepat dan realistis untuk meningkatkan estetika lingkungan.
Penataan melibatkan koordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dan beberapa provider terkait. Kegiatan perapian kabel rutin dilakukan setiap Selasa, fokus awal di depan kantor desa, Jalan Gunung Selamet, dan Jalan Gunung Cemara. Hal ini menunjukkan pendekatan kolaboratif mencapai tujuan bersama.
Tantangan Dan Solusi Penataan Kabel
Meski ada upaya penataan, Komang Adi mengungkapkan bahwa masih banyak pemasangan kabel yang dilakukan tanpa koordinasi resmi dengan desa. Padahal, sebelumnya desa telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa provider untuk memfasilitasi pemasangan jaringan secara teratur. Situasi ini mempersulit identifikasi kepemilikan kabel saat penertiban.
Banyaknya pemasangan ilegal dalam beberapa tahun terakhir membuat kepemilikan kabel menjadi tidak jelas. Akibatnya, jika ada tindakan penertiban, warga justru bisa terkena dampaknya karena sulit menentukan provider mana yang bertanggung jawab. Ini menciptakan dilema bagi pemerintah desa dalam menegakkan aturan dan menjaga ketertiban.
Penyelesaian masalah ini memerlukan payung hukum yang lebih jelas agar pemerintah desa memiliki kewenangan lebih besar dalam menata dan menertibkan pemasangan kabel telekomunikasi. Harapannya, dengan regulasi yang kuat, penataan lingkungan dapat berjalan maksimal, menciptakan Tegal Harum yang lebih tertata dan aman bagi seluruh masyarakat.
Baca Juga: Tragis! Pelajar Seririt Tewas Akibat Tabrakan Dua Motor di Singaraja-Gilimanuk
Proses Pelaksanaan Dan Partisipasi Provider
Pelaksanaan penataan kabel melibatkan pengerahan 25 personel dari berbagai provider pada minggu sebelumnya. Dari puluhan provider yang beroperasi di wilayah tersebut, 11 di antaranya telah bergabung dengan Apjatel dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen sebagian besar provider terhadap penataan lingkungan.
Provider yang tidak ikut serta dalam program penataan akan dikenakan sanksi sesuai kesepakatan internal Apjatel. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan partisipasi aktif dari semua pihak dan menjaga konsistensi upaya penataan. Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kerapian infrastruktur.
Target utama adalah menyelesaikan penataan di ruas protokol sebelum Nyepi, agar jalan-jalan utama bersih dan rapi menyambut perayaan penting tersebut. Setelah itu, fokus penataan akan bergeser ke gang-gang kecil di dalam desa. Ini menunjukkan perencanaan yang sistematis dan bertahap untuk mencakup seluruh wilayah Desa Tegal Harum.
Harapan Untuk Masa Depan Tegal Harum
Penataan kabel ini awalnya digagas sebagai dukungan untuk persiapan pawai ogoh-ogoh, namun kini telah berkembang menjadi program penataan kabel yang lebih luas dan berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan visi Desa Tegal Harum untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih dan rapi, tetapi juga aman dan nyaman bagi warganya.
Dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah desa, provider, hingga masyarakat, sangat penting untuk kesuksesan program ini. Dengan kerja sama yang baik, Desa Tegal Harum dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola infrastruktur kota secara efektif dan estetis. Ini akan meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan bersama.
Pada akhirnya, Komang Adi berharap adanya regulasi yang lebih kuat dapat memberikan desa kewenangan yang diperlukan untuk memastikan penataan kabel telekomunikasi berjalan optimal di masa depan. Hal ini akan mendukung terciptanya lingkungan yang tertata, indah, dan berkelanjutan, selaras dengan tujuan pembangunan Desa Tegal Harum.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari balipost.com
- Gambar Kedua dari bali.tribunnews.com