Pemerintah Kota Denpasar memperkuat pengelolaan sampah dengan menambah TPS3R dan melibatkan tokoh agama aktif.
Sampah menjadi isu krusial di berbagai daerah, termasuk Denpasar. Seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, volume sampah terus bertambah. Pemerintah Kota Denpasar secara intensif mengelola sampah agar lebih efektif dan berkelanjutan, menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Bali.
Peningkatan Infrastruktur Pengelolaan Sampah
Kota Denpasar menunjukkan komitmen serius dalam penanganan sampah dengan rencana penambahan tiga TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) baru pada tahun 2026. Penambahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Denpasar untuk memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah di kota tersebut.
Tiga TPS3R baru ini akan dibangun dengan skala yang lebih besar, berlokasi di wilayah strategis yaitu Pemecutan Kaja, Sidakarya, dan Sanur. Pembangunan fasilitas ini didukung oleh hibah lahan dari Pemerintah Provinsi Bali, menunjukkan adanya sinergi antar-pemerintah dalam mengatasi masalah lingkungan.
Selain penambahan TPS3R baru, Pemkot Denpasar juga mengoptimalkan fungsi 24 TPS3R yang sudah ada di desa dan kelurahan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa fasilitas yang sudah tersedia dapat beroperasi secara maksimal, meskipun diakui masih ada beberapa wilayah yang belum terjangkau secara keseluruhan.
Solusi Komprehensif Penanganan Sampah
Untuk mengatasi keterbatasan cakupan, Pemkot Denpasar berencana mengadakan mesin pengolah sampah dengan kapasitas besar, mampu menyelesaikan hingga 200 ton sampah. Mesin ini ditargetkan beroperasi penuh pada bulan Mei mendatang, diharapkan dapat significantly mengurangi penumpukan sampah.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas mesin juga akan dilakukan secara bertahap di sejumlah TPS3R yang sudah ada. Ini merupakan strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah di seluruh kota.
Selain itu, Pemkot Denpasar telah meluncurkan berbagai program inovatif seperti “Teba Modern” dan pengadaan komposter. Program-program ini bertujuan untuk mengintensifkan pengelolaan sampah berbasis sumber rumah tangga, dengan target 6.000 teba modern yang akan terus bertambah.
Baca Juga: Rp363 Miliar dari BPD Bali Resmi Untuk Badung, Siap Tingkatkan Kesejahteraan
Pelibatan Tokoh Agama Dan Sosialisasi Masyarakat
Pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi fokus utama Pemkot Denpasar. Wakil Walikota Arya Wibawa secara khusus mengajak seluruh tokoh, termasuk tokoh agama, untuk aktif mensosialisasikan pengelolaan sampah dalam ceramah atau kegiatan keagamaan mereka.
Langkah ini selaras dengan arahan Presiden RI agar Kabupaten/Kota di Bali melaksanakan gerakan serentak penanganan sampah, yang dikenal sebagai “kurve”. Pelibatan tokoh agama diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dan efektif dalam membentuk kesadaran serta kebiasaan masyarakat.
Di samping gerakan kurve, Pemkot juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata kelola sampah di masing-masing rumah tangga. Merubah kebiasaan masyarakat dianggap lebih kompleks, sehingga sosialisasi berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini.
Dukungan Pemerintah Pusat Dan Visi Masa Depan
Komitmen Pemkot Denpasar dalam penanganan sampah juga didukung penuh oleh pemerintah pusat. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yang akan menjadi solusi jangka panjang dan berkelanjutan.
PSEL diharapkan dapat tidak hanya mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga menghasilkan energi terbarukan, menciptakan dampak positif ganda bagi lingkungan dan ekonomi kota. Ini adalah langkah maju menuju pengelolaan sampah yang lebih modern.
Melalui berbagai upaya terintegrasi, mulai dari penambahan infrastruktur, pengadaan teknologi modern, pelibatan aktif masyarakat dan tokoh agama, hingga dukungan pemerintah pusat, Denpasar optimis dapat mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik. Tujuannya adalah menciptakan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi seru tentang Bali kami hadirkan setiap hari nya spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bali.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari nusabali.com