Sebanyak 35 warga negara India ditangkap aparat kepolisian karena diduga mengelola jaringan judi online dengan omzet mencapai Rp8 miliar per bulan.
Sebanyak 35 warga negara India diamankan dari beberapa lokasi berbeda yang dijadikan pusat operasional aktivitas ilegal tersebut. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif selama beberapa pekan setelah aparat menerima laporan mengenai aktivitas mencurigakan di sejumlah vila sewaan.
Dari hasil penyelidikan, diketahui para pelaku mengelola situs judi online yang menyasar pemain dari berbagai negara, dengan perputaran uang mencapai Rp 8 miliar setiap bulan.
Penggerebekan dilakukan secara serentak untuk mencegah kebocoran informasi. Aparat mengamankan para pelaku beserta sejumlah perangkat elektronik, komputer, telepon genggam, server, serta dokumen transaksi keuangan.
Seluruh barang bukti langsung dibawa ke kantor polisi untuk keperluan pemeriksaan lanjutan. Keberhasilan ini dinilai sebagai salah satu pengungkapan terbesar jaringan judi online asing di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Bali.
Modus Operasional Terorganisir
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, jaringan ini menjalankan operasional secara terstruktur. Para pelaku menyewa vila mewah sebagai kantor operasional tersembunyi.
Di lokasi tersebut, mereka mengelola situs judi, melayani pelanggan, memantau transaksi, serta mengatur promosi daring. Aktivitas ini dilakukan selama 24 jam dengan sistem kerja bergilir agar operasional tetap berjalan tanpa henti.
Setiap anggota memiliki peran khusus, mulai dari operator layanan pelanggan, teknisi sistem, pengelola keuangan, hingga koordinator promosi. Transaksi keuangan dilakukan melalui rekening luar negeri untuk menghindari pelacakan aparat.
Dana hasil perjudian kemudian diputar kembali sebagai modal promosi guna menjaring lebih banyak pemain. Skema ini memungkinkan mereka meraih keuntungan besar secara konsisten setiap bulan.
Peran Aparat Dalam Pengungkapan Kasus
Keberhasilan pengungkapan jaringan ini tidak terlepas dari kerja keras aparat kepolisian dalam melakukan penyelidikan mendalam. Tim siber memantau aktivitas digital yang terdeteksi mencurigakan, sementara tim lapangan melakukan pengawasan terhadap pergerakan para pelaku. Koordinasi lintas satuan dilakukan untuk memastikan proses penangkapan berjalan aman serta efektif.
Setelah bukti dirasa cukup, aparat bergerak cepat melakukan penggerebekan. Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti. Seluruh pelaku langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi guna memeriksa status izin tinggal para warga negara asing tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran keimigrasian yang terlewat.
Baca Juga: BNN Bali Tetapkan 3 Desa di Denpasar Zona Bahaya Narkotika
Proses Hukum Terhadap Para Pelaku
Saat ini, seluruh pelaku menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan lebih luas. Penyidik menelusuri alur transaksi keuangan, keterlibatan pihak lain, serta kemungkinan adanya pusat kendali di luar negeri. Data digital dari perangkat yang disita menjadi kunci penting dalam mengungkap keseluruhan struktur organisasi.
Para pelaku terancam dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana perjudian, kejahatan siber, serta pelanggaran keimigrasian. Ancaman hukuman penjara cukup berat mengingat skala kejahatan yang dilakukan. Proses hukum akan dilanjutkan hingga tahap persidangan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap.
Kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pihak lain yang berupaya menjalankan praktik serupa di Indonesia. Aparat menegaskan komitmen untuk terus memberantas jaringan judi online, khususnya yang melibatkan sindikat internasional. Upaya ini dilakukan guna menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta memastikan ruang digital nasional tetap aman dari aktivitas ilegal.
Dampak Aktivitas Judi Online Ilegal
Aktivitas judi online ilegal dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi merusak tatanan sosial. Selain merugikan individu yang terjerat kecanduan, praktik ini juga berpotensi menjadi pintu masuk kejahatan lain, seperti pencucian uang serta penipuan daring. Perputaran uang yang besar tanpa pengawasan negara menciptakan risiko serius terhadap stabilitas ekonomi.
Keberadaan jaringan asing yang mengelola judi online di Indonesia juga mencoreng citra pariwisata nasional, khususnya Bali sebagai destinasi internasional.
Pemerintah daerah menegaskan komitmen menjaga keamanan serta ketertiban agar iklim pariwisata tetap kondusif. Penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan lintas negara menjadi bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan wisatawan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari voi.id