Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Jembrana, Bali.

Seorang perempuan asal Banyuwangi berinisial DP tewas setelah terlindas truk di jalur yang dikenal rawan kecelakaan ini. Berikut ini Info Kejadian Bali akan menyampaikan informasi terbaru mengenai kecelakaan tragis yang menimpa seorang perempuan asal Banyuwangi di Jembrana, Bali.
Kronologi Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, menjelaskan peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 Wita. DP sedang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK6906 ZL dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat melintas di lokasi, DP berusaha menyalip sebuah truk trailer Nissan L 8540 UW yang dikemudikan SF (32) asal Surabaya.
Namun, kondisi jalan yang gelap dan lampu penerangan mati menjadi faktor pemicu kecelakaan. “Korban hendak menyalip truk yang ada di depannya. Sepeda motor kemudian mengambil haluan ke kanan, masuk ke jalur lawan arah untuk mendahului truk tersebut,” ungkap Aldri.
Di saat bersamaan, muncul sepeda motor lain dari arah berlawanan yang tidak dikenal identitasnya. Terjadi serempetan antara motor DP dan motor tersebut, sehingga DP dan penumpangnya, VJ (22), terjatuh ke kiri dan masuk ke jalur truk yang tengah melintas.
Dampak Akibat Peristiwa Kecelakaan
Akibat peristiwa tersebut, DP mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara penumpangnya, VJ, mengalami luka serius, termasuk patah pada kaki kiri dan tangan kiri, namun masih dalam kondisi sadar.
Kasat Lantas Polres Jembrana menambahkan bahwa pengemudi truk, SF, tidak mengalami luka. Sedangkan sepeda motor tak dikenal yang terlibat serempetan awal melarikan diri dan hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp 200 ribu,” tambah Aldri.
Kecelakaan ini menunjukkan bagaimana kondisi jalan yang gelap dan manuver mendadak dapat berakibat fatal. Pengendara motor yang mencoba menyalip di jalur lawan harus ekstra waspada, apalagi di malam hari dengan visibilitas rendah.
Baca Juga: Ketua DPRD Klungkung Dorong Optimalisasi Pajak Hotel dan Restoran
Kondisi Jalan dan Faktor Penyebab Kecelakaan

Jalan Denpasar-Gilimanuk, terutama di kawasan Tegalcangkring, dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan. Faktor-faktor seperti minimnya penerangan, tikungan tajam, dan lalu lintas yang ramai terutama di malam hari meningkatkan risiko kecelakaan.
Menurut Aldri, kondisi lampu jalan mati menjadi salah satu pemicu kecelakaan. Ditambah lagi, manuver menyalip kendaraan di jalur yang sempit dan gelap meningkatkan kemungkinan terjadinya tabrakan. Kondisi ini diperparah oleh adanya kendaraan lain yang melintas dari arah berlawanan.
Upaya Penanganan dan Proses Hukum
Polres Jembrana telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, termasuk sepeda motor DP dan truk trailer yang terlibat. Polisi juga tengah menyelidiki identitas sepeda motor tak dikenal yang terlibat serempetan awal.
Iptu Aldri menegaskan pentingnya kerjasama masyarakat untuk membantu proses penyelidikan. “Jika ada saksi atau informasi terkait kendaraan yang melarikan diri, kami imbau untuk segera melaporkan ke Polres Jembrana,” ujarnya.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa keselamatan di jalan menjadi prioritas utama. Kecelakaan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pengendara untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, dan waspada terutama saat menyalip.
Pesan Keselamatan Bagi Pengendara
Tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara sepeda motor yang kerap menghadapi risiko tinggi di jalan. Pengendara disarankan untuk menghindari menyalip di jalan gelap atau berjalur sempit, serta selalu menggunakan lampu utama dan rompi reflektif saat berkendara malam hari agar lebih terlihat.
Selain itu, penting bagi pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan maupun di jalur lawan, serta tetap waspada terhadap kendaraan dari arah berlawanan. Kesadaran dan kehati-hatian dalam berkendara dapat secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan yang fatal.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur Denpasar-Gilimanuk, khususnya di titik-titik rawan seperti Lingkungan Bilukpoh Kangin. Dengan tetap disiplin dan waspada, keselamatan di jalan dapat lebih terjaga bagi semua pengguna jalan.
Simak berita update lainnya tentang Bali dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Bali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari balipost.com